Sangihe,VivaSulut — Semangat gotong royong warga Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna, dalam menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi dari Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari.
Kepedulian masyarakat tersebut dinilai menjadi contoh positif dalam membangun lingkungan yang bersih, indah dan tertata, terutama menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Apresiasi itu disampaikan Thungari saat memimpin apel kerja bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kepulauan Sangihe di Lapangan Gelora Santiago, Tahuna, Senin (3/8/2026).
“Saya memberikan apresiasi kepada Kelurahan Tidore atas kebersihan lingkungan dan semangat gotong royong masyarakat. Ini merupakan hal positif yang perlu dipertahankan, terlebih dalam menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Thungari.
Apresiasi tersebut mendapat respons positif dari Lurah Tidore, Rofia Muthalib. Ia mengaku bangga atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Bupati kepada masyarakat Kelurahan Tidore.
“Tentunya saya sebagai Lurah merasa bangga atas capaian Kelurahan Tidore dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Apresiasi dari Bapak Bupati ini tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi kami,” kata Rofia saat ditemui, Selasa (4/8/2026).
Menurut Rofia, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan pengurus Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui kegiatan lomba kebersihan antar-RT.
“Kami dari pihak Kelurahan bekerja sama dengan pengurus PKK mengadakan lomba kebersihan antar-RT. Karena itu, warga begitu antusias untuk berlomba-lomba membuat masing-masing RT terlihat bersih dan indah,” jelasnya.
Semangat warga tidak hanya terlihat di lingkungan permukiman. Kawasan Boulevard yang menjadi salah satu bagian penting wilayah Kelurahan Tidore juga ikut mendapat perhatian.
Rofia mengatakan, masyarakat secara bersama-sama melakukan pembersihan sepanjang kawasan tersebut.
“Kalau dilihat dari pandangan mata, Kelurahan Tidore saat ini memang sedang berbenah menjadi lebih indah. Apalagi di bagian Boulevard, warga begitu antusias untuk membersihkan sepanjang kawasan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, apresiasi dari Bupati menjadi tambahan motivasi bagi pemerintah kelurahan dan masyarakat untuk mempertahankan kondisi tersebut, bukan hanya selama momentum HUT Kemerdekaan.
Rofia berharap lomba kebersihan antar-RT dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Ia juga mengimbau warga agar tidak lagi menempatkan barang maupun material seperti sirtu dan cool box di pinggiran trotoar Boulevard karena dapat mengganggu kebersihan sekaligus mengurangi keindahan kawasan.
“Harapan kami, dengan diadakannya lomba seperti ini, semoga warga semakin sadar bahwa kebersihan harus terus dijaga,” katanya.
Rofia menegaskan, semangat menjaga kebersihan tidak boleh berhenti setelah perayaan HUT Kemerdekaan selesai. Menurutnya, kebersihan harus menjadi kebiasaan sekaligus budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Intinya, menjaga kebersihan ini bukan hanya untuk menyambut HUT Kemerdekaan, tetapi harus menjadi kesadaran kita bersama dan dilakukan secara terus-menerus,” pungkasnya.
(Nie)











