Pemukulan 81 Tetengkoren Tandai Dimulainya HUT RI di Minut, Ini Pesan Bupati Joune Ganda untuk Warga

Minahasa Utara2288 Dilihat

Minut, VivaSulut – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mengawali rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menggelar jalan sehat, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang mengambil start dari JG Center dan berakhir di Lapangan Kantor Bupati Minut tersebut dibuka langsung Bupati Minut Joune Ganda.

Jalan sehat diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minut, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minut, jajaran BSG, Kapolsek Airmadidi, para kepala OPD, serta seluruh ASN Pemkab Minut.

Tak sekadar olahraga bersama, kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI yang puncaknya akan berlangsung pada 17 Agustus 2026.

Setibanya di lokasi finish, dilakukan pemukulan 81 tetengkoren sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Momentum tersebut juga diisi dengan penyerahan bendera Merah Putih dan bibit tunas kelapa kepada 10 kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara.

Penyerahan bibit tunas kelapa menjadi bagian dari pesan Pemkab Minut untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan potensi daerah.

Bupati Joune Ganda mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI  harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.

“Melalui kegiatan Jalan Sehat ini kita mempererat kebersamaan, mewujudkan semangat kemerdekaan melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, serta komitmen bersama untuk membangun Minahasa Utara yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Joune.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat nasionalisme sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, semangat persatuan dan kebersamaan harus terus dijaga agar pembangunan Minahasa Utara dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Joune berharap rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Minahasa Utara yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

(***/Finda Muhtar)