PLN UP3 Luwuk Cetak Talenta Hijau, Siswa SMKN 2 Luwuk Belajar Konversi Motor Listrik

Ekonomi Bisnis491 Dilihat

Luwuk, VivaSulut – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk mendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi era energi bersih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk edukasi ekosistem green energy dan penguatan kompetensi konversi kendaraan listrik.

Program yang digelar di SMKN 2 Luwuk, Kabupaten Banggai, ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat keterampilan siswa sekolah vokasi agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri masa depan.

Melalui kegiatan tersebut, PLN memberikan edukasi kepada guru dan siswa mengenai ekosistem energi hijau, mulai dari pemanfaatan energi bersih, perkembangan kendaraan listrik, hingga peluang industri elektrifikasi.

General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan transisi energi nasional.

“Transisi menuju energi bersih membutuhkan kesiapan teknologi sekaligus talenta muda yang mampu beradaptasi. Melalui program ini, PLN ingin memastikan siswa SMK di daerah tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari penggerak ekosistem kendaraan listrik di masa depan,” ujar Usman.

Dalam program tersebut, PLN juga mendukung pembelajaran berbasis praktik melalui pengembangan konversi tiga unit sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik.

Fasilitas tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan teori secara langsung di bengkel sekolah sekaligus memahami teknologi kendaraan listrik secara lebih mendalam.

Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, mengatakan program ini dirancang agar memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan vokasi di Kabupaten Banggai.

“Kami ingin memperkenalkan ekosistem green energy lebih dekat kepada siswa. Dengan keterampilan konversi kendaraan listrik, lulusan SMKN 2 Luwuk diharapkan memiliki daya saing tinggi, siap memasuki dunia kerja, bahkan membuka peluang usaha baru di bidang elektrifikasi,” kata Ridwan.

Kepala SMKN 2 Luwuk, Anton Nurdin Y, S.Pd., M.Acc, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai mampu memperkaya proses pembelajaran di sekolah.

“Bantuan media praktik konversi kendaraan listrik dan edukasi langsung dari PLN sangat membantu kami menyelaraskan pembelajaran dengan perkembangan industri. Ini menjadi nilai tambah bagi lulusan kami di bidang kendaraan listrik dan energi terbarukan,” ungkap Anton.

Melalui program TJSL tersebut, PLN berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi energi bersih dan siap menjadi bagian dari transformasi menuju ekonomi hijau.

(***/Finda Muhtar)