Joune Ganda Koordinir Seleksi EPA 2026 Sulut, 169 Talenta Muda Berebut Tiket ke Akademi Garudayaksa

Minahasa Utara97 Dilihat

Manado, VivaSulut – Sebanyak 169 pesepak bola muda dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) 2026 di Stadion Klabat Manado, Sabtu (4/7/2026).

Seleksi yang berlangsung hingga Minggu (5/7/2026) tersebut dikoordinasikan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda yang mendapat mandat dari Akademi Sepak Bola Garudayaksa Indonesia.

Seleksi ini menjadi kesempatan bagi para talenta muda Sulawesi Utara untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperebutkan peluang mengikuti pembinaan sepak bola secara lebih profesional.

Dari 169 peserta, sebanyak 69 pesepak bola muda berasal dari Minahasa Utara. Biaya pendaftaran seluruh peserta asal Minahasa Utara ditanggung Joune Ganda. Ia juga memberikan subsidi bagi sejumlah peserta dari daerah lain sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda di Sulawesi Utara.

Joune mengatakan, kepercayaan untuk mengoordinasikan seleksi EPA 2026 di Sulawesi Utara merupakan bagian dari upaya menjaring talenta terbaik daerah untuk mendapatkan pembinaan menuju jenjang sepak bola profesional.

“Seleksi ini menjadi kesempatan bagi putra-putra Sulawesi Utara untuk menunjukkan kemampuan dan meraih peluang dibina menjadi pesepak bola profesional,” kata Joune.

Seleksi di Manado dipimpin pelatih pusat Mukhlis Nur, didampingi pelatih Sulawesi Utara Rudy Manumpil dan pelatih asal Minahasa Utara Marzelino Polii.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti tahapan lanjutan di Akademi Sepak Bola Garudayaksa Indonesia di Bogor. Di sana, para pemain akan menjalani pembinaan intensif sebelum diproyeksikan mengikuti kompetisi Elite Pro Academy hingga jenjang Liga 1.

Menurut Joune, program pembinaan tersebut sejalan dengan upaya mencetak pesepak bola muda berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Pelaksanaan seleksi juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui pemanfaatan Stadion Klabat Manado sebagai lokasi kegiatan.

Joune berharap proses seleksi dan pembinaan tersebut dapat membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda Sulawesi Utara untuk menembus level profesional.

“Harapannya, dari seleksi ini lahir pesepak bola profesional asal Sulawesi Utara yang mampu bersaing di level nasional dan membawa nama daerah di kancah sepak bola Indonesia,” ujarnya.

(***/Finda Muhtar)