PLN Akui Sinergi Pengamanan Infrastruktur Listrik Percepat Pembangunan Daerah

Ekonomi Bisnis608 Dilihat

Palu, VivaSulut – Kolaborasi antara PT PLN (Persero) dan Polda Sulawesi Tengah tidak hanya ditujukan untuk pengamanan aset kelistrikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem kelistrikan yang semakin andal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam audiensi jajaran PLN dengan Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri di Markas Polda Sulawesi Tengah.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan keandalan pasokan listrik merupakan fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah.

Menurutnya, dukungan aparat kepolisian akan memberikan kepastian bagi operasional maupun pembangunan infrastruktur kelistrikan.

“Sinergi bersama Polda Sulawesi Tengah memungkinkan PLN lebih fokus memperluas rasio elektrifikasi hingga ke pelosok serta menjaga kontinuitas pasokan listrik yang menjadi penggerak utama roda ekonomi masyarakat,” kata Usman.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur kelistrikan juga menjadi faktor pendukung masuknya investasi baru, pengembangan kawasan industri, serta pemerataan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Dalam audiensi tersebut, jajaran PLN yang hadir terdiri atas General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald M. Silaen, Manajer PLN UPP Sulawesi Tengah Qadri, Manajer PLN UP3 Palu Ansar, serta Manajer PLN UP2K Palu Rahmatan.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri menyampaikan bahwa pembangunan sektor ketenagalistrikan memiliki dampak langsung terhadap ketahanan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Polda Sulawesi Tengah berkomitmen memberikan dukungan melalui pengamanan aset vital, pengawalan pembangunan infrastruktur strategis, serta menjaga situasi keamanan yang kondusif.

Sinergi yang terus diperkuat antara PLN dan Polda Sulawesi Tengah diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai proyek ketenagalistrikan, meningkatkan keandalan sistem, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

(***/Finda Muhtar)