Rasakan Langsung Perjuangan Warga, Bupati Thungari Masuk Gua Panen Walet di Pulau Kalama

Sangihe22 Dilihat

Sangihe,VivaSulut.com — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari turun langsung mengikuti panen sarang burung walet di Pulau Kalama, Kecamatan Tatoareng, Kamis (30/4/2026). Bahkan, orang nomor satu di Sangihe itu ikut masuk ke dalam gua bersama masyarakat.

Kunjungan kerja Bupati ke Pulau Kalama menjadi perhatian warga setempat. Selain meninjau potensi daerah yang menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Thungari juga merasakan langsung proses panen sarang burung walet yang dikenal memiliki risiko tinggi.

Dengan perlengkapan sederhana, Bupati tampak antusias mengikuti masyarakat menuju lokasi panen di dalam gua. Momen tersebut disebutnya sebagai pengalaman pertama yang sangat berkesan.

“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana perjuangan masyarakat saat memanen sarang burung walet, termasuk risiko dan tantangan yang dihadapi,” ujar Thungari.

Menurutnya, keberadaan sarang burung walet di Pulau Kalama merupakan kekayaan alam yang harus dijaga dan dilestarikan agar tetap memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga habitat burung walet agar keberlanjutannya tetap terpelihara.

“Potensi alam seperti ini adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga bersama supaya tetap menjadi sumber penghidupan masyarakat ke depan,” katanya.

Kehadiran Bupati yang ikut turun langsung ke lokasi panen mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kepala Desa Kalama, Eksplandriks Kahimpong, menyebut baru kali ini seorang bupati ikut masuk ke gua bersama warga.

“Sudah beberapa bupati datang ke Pulau Kalama, tetapi baru kali ini ada yang turun langsung ikut panen bersama masyarakat di dalam gua. Kami sangat bangga dan merasa diperhatikan,” ungkapnya.

Selain mengikuti panen walet, kunjungan kerja Bupati juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti pelayanan pengobatan gratis, pemberian bantuan kepada siswa sekolah, serta pelaksanaan pasar murah bagi masyarakat setempat. (Nie)