Tinjau Arus Mudik Lebaran 2026, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Keselamatan Penumpang dan Kelayakan Armada

Gubernur Yulius Selvanus
Gubernur Yulius Selvanus bertemu dengan para pengemudi dan pemilik armada transportasi umum, guna memastikan keamanan pada arus mudik Lebaran 2026.

Manado, VivaSulut — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, turun langsung memantau kesiapan transportasi darat di Terminal Terpadu Malalayang, Manado, Rabu (18/3/2026).

Peninjauan ini menjadi langkah strategis Pemprov Sulut dalam memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026, sekaligus menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.

Dalam kunjungannya, Gubernur Yulius Selvanus melakukan inspeksi menyeluruh terhadap armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Ia menegaskan bahwa seluruh kendaraan wajib lolos uji kelayakan jalan atau ram check sebagai syarat utama operasional, guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.

“Kehadiran pemerintah di sini adalah untuk memastikan seluruh instrumen pendukung mudik, baik kelaikan armada maupun kesiapan petugas, benar-benar optimal. Fokus kita satu, keselamatan masyarakat di atas segalanya,” tegas Gubernur.

Tak hanya armada, Gubernur juga memberikan perhatian khusus kepada para pengemudi dan kru bus.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mengedepankan etika berkendara, serta tidak memaksakan diri demi mengejar waktu.

“Saya titipkan keselamatan warga kita di tangan bapak-bapak sekalian. Jangan mengejar waktu, yang penting semua sampai dengan selamat dan bisa berkumpul bersama keluarga merayakan hari kemenangan,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Yulius Selvanus turut meninjau posko terpadu serta fasilitas layanan kesehatan di area terminal. Ia mengapresiasi sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan pengelola terminal yang dinilai mampu menciptakan sistem pengamanan dan pelayanan mudik yang tertib, aman, dan kondusif di Sulawesi Utara.

Langkah proaktif ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik, sekaligus memastikan arus mudik Lebaran 2026 di Sulut berjalan lancar, aman, dan minim risiko.

(***/Finda)