Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Nasional 2026, Wabup Tendris Bulahari: Sinergi Kunci Ketahanan Pangan

Sangihe50 Dilihat

Sangihe,VivaSulut—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Hal ini terlihat dari partisipasi Wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar secara nasional, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian RT 09, Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna itu digelar serentak di seluruh Indonesia melalui platform Zoom Meeting, dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sebanyak dua juta petani dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam panen raya ini menjadikannya salah satu momen kolaboratif terbesar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Rangkaian kegiatan di Sangihe diawali dengan penampilan tarian Panen Jagung yang menggambarkan semangat kerja dan rasa syukur para petani, disusul dengan penayangan video selayang pandang, serta dialog interaktif antara peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tendris Bulahari menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor antara pemerintah, TNI–Polri, dan para petani yang terus berperan aktif menjaga stabilitas pangan.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, menjadi penopang utama ekonomi masyarakat sekaligus pilar ketahanan pangan daerah,” ujar Bulahari.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan produksi jagung dan komoditas pertanian lainnya dapat meningkat, sehingga memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan kelompok tani demi menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

“Sinergi dan kerja bersama inilah yang menjadi kekuatan utama kita dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan,” pungkas Wakil Bupati Bulahari. (Nie)