Peresmian GMAHK Aha Patung, Bupati Thungari Tekankan Peran Gereja dalam Membangun Karakter dan Iman

Sangihe59 Dilihat

Sangihe,VivaSulut—Suasana penuh sukacita dan kebersamaan menyelimuti peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Aha Patung, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Rabu (7/1/2026).

Momentum penuh makna ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan kehidupan iman dan spiritual masyarakat.

Acara peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Thungari, dilanjutkan dengan ibadah pentahbisan yang dipimpin Pendeta Ronald Rantung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita rohani.

Seluruh jemaat tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah hingga akhir acara, menandai babak baru pelayanan GMAHK Jemaat Aha Patung yang kini memiliki rumah ibadah permanen dan representatif.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas selesainya pembangunan gereja tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaat, panitia pembangunan, dan para pelayan Tuhan yang telah bekerja dengan semangat kebersamaan dan ketulusan.

“Gereja bukan sekadar bangunan fisik, melainkan rumah iman dan pusat pembinaan rohani umat. Di tempat inilah nilai-nilai moral, etika, dan kasih ditanamkan serta terus bertumbuh dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa kehadiran gedung gereja baru ini adalah simbol keteguhan iman dan bukti nyata bahwa gereja terus bertumbuh bersama masyarakat. Ia menilai, gereja memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi beriman, berintegritas, dan peduli terhadap sesama.

“Di tengah derasnya arus globalisasi, gereja harus menjadi benteng nilai-nilai spiritual dan moral. Di sinilah kejujuran, kerja keras, toleransi, dan semangat pelayanan kepada sesama dipupuk dan diwariskan,” tegasnya.

Memasuki tahun 2026, Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Sangihe. Ia berharap gereja dapat menjadi ruang edukasi dan penguatan kesadaran sosial bagi jemaat.

“Pemerintah daerah meyakini bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan iman, karakter, dan solidaritas sosial,” ujarnya menambahkan.

Bupati pun berharap agar gedung gereja yang baru ini dapat menjadi pusat pembinaan iman dan karakter generasi muda, serta menjadi tempat yang menumbuhkan persaudaraan, kepedulian, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sonny Kapal, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Hendri Davidson Djarang, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya. (Nie)