Syarif Monti Hadiri Sosialisasi Program “Jaksa Jaga Desa” di Bolangitang Timur

Bolmong Utara18 Dilihat

BOLTARA, VIVASULUT.ID — Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara menyelenggarakan sosialisasi program unggulan “Jaksa Jaga Desa” yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Bolangitang Timur, Syarif Monti, jajaran petugas Kejaksaan Negeri Boltara, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bolangitang Timur.

Dalam sambutannya, Camat Bolangitang Timur Syarif Monti menyambut baik dan sangat mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Boltara menghadirkan program Jaksa Jaga Desa di wilayah kerjanya.

“Kehadiran Jaksa Jaga Desa di tengah-tengah masyarakat adalah sebuah terobosan yang sangat positif. Ini memudahkan warga mendapatkan akses informasi hukum, perlindungan, dan pendampingan langsung tanpa harus jauh ke kota,” ujar Syarif Monti.

Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan peran dan fungsi program Jaksa Jaga Desa, antara lain:

– Memberikan pendampingan hukum dan penyuluhan hukum kepada masyarakat desa

– Mengawasi dan memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan transparan dan akuntabel

– Membantu menyelesaikan sengketa perdata dan perselisihan warga secara kekeluargaan

– Menjadi mitra pengawas bersama aparat desa dalam mencegah tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Perwakilan Kejaksaan Negeri Boltara menjelaskan bahwa program ini menempatkan jaksa yang ditugaskan sebagai mitra tetap bagi desa-desa binaan, sehingga setiap permasalahan hukum yang muncul di tingkat desa dapat ditangani lebih cepat dan tepat sasaran.

Warga yang hadir menyambut antusias kegiatan ini. Mereka berharap program Jaksa Jaga Desa dapat berjalan konsisten, tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi benar-benar hadir dan membantu warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang dihadapi sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat antara warga, perangkat desa, tim jaksa, dan Camat Bolangitang Timur.

Frans Ali