Minut, VivaSulut – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menyiapkan gerakan penanaman cabai lokal secara serentak di 10 kecamatan sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi daerah.
Program tersebut menjadi salah satu agenda utama kepengurusan KTNA Minut yang baru terpilih, yakni Nova Kumaseh sebagai ketua dan Herman Papia sebagai sekretaris untuk masa bakti 2026–2031.
Keduanya terpilih dalam Rembug Paripurna KTNA Minut yang digelar di RM Dodoku88, Airmadidi, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua KTNA Provinsi Sulawesi Utara Arly Dondokambey bersama jajaran pengurus, Kepala Dinas Pangan Minut Asriyadi Lalompoh, serta Kepala Dinas Pertanian Minut Bertha Katuuk.
Nova Kumaseh dan Herman Papia menyampaikan bahwa penanaman cabai lokal secara serentak ditargetkan terlaksana paling lambat November 2026.
Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan cabai sekaligus menekan tekanan inflasi yang dipengaruhi kenaikan harga komoditas pangan.
Selain cabai, kepengurusan baru KTNA Minut juga mulai melirik komoditas lain, seperti terong dan kemangi, untuk dikembangkan.
Komoditas pangan lain yang turut berkontribusi terhadap inflasi juga menjadi perhatian untuk program berikutnya.
Namun, pada tahap awal, pengurus akan memprioritaskan pelaksanaan program penanaman cabai dan penjajakan pengembangan komoditas lainnya, sembari melakukan konsolidasi organisasi setelah pergantian kepengurusan.
KTNA Minut juga berharap komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat semakin diperkuat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka peluang dukungan program maupun bantuan yang dapat membantu petani menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatan pertanian.
Rembug paripurna ini turut dihadiri anggota KTNA dan perwakilan kelompok tani dari berbagai wilayah di Minahasa Utara. Forum tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk menyusun arah kerja organisasi sekaligus memperkuat peran petani dan nelayan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
(Finda Muhtar)









