Tahuna, VivaSulut – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, setelah terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan antara General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, dan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.
Sebelumnya, bencana hidrometeorologi menyebabkan sejumlah infrastruktur distribusi listrik mengalami kerusakan akibat longsor dan pohon tumbang sehingga mengganggu pasokan listrik di wilayah tersebut.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan percepatan pemulihan jaringan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara PLN, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, TNI, Polri, dan masyarakat.
“Listrik adalah roda penggerak ekonomi dan fondasi utama aktivitas masyarakat. Karena itu, sinergi dengan Pemkab Sangihe, khususnya dalam percepatan pemulihan jaringan pascabencana banjir dan longsor di Tamako serta penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak, sangat krusial,” kata Usman.
Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, menjelaskan tim reaksi cepat PLN langsung diterjunkan setelah menerima laporan bencana. Personel melakukan pengamanan lokasi, pembersihan jalur jaringan, hingga perbaikan infrastruktur kelistrikan dengan tetap mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Bencana alam merupakan kondisi yang tidak dapat diprediksi. Namun, seluruh personel PLN selalu siaga agar proses pemulihan dapat berjalan cepat, aman, dan tetap mengutamakan keselamatan. Berkat kolaborasi semua pihak, sistem kelistrikan di Tamako kini kembali normal melayani masyarakat,” ujarnya.
PLN menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan agar pelayanan kepada masyarakat di wilayah kepulauan tetap terjaga.
(***)










